“World Class University” versi Indonesia

Udah lama nggak ngisi blog, vakum sama sumatif dengan kejadian tak biasanya.

Hmm, Selasa 2 November 2010. Mungkin anak FKUI 2009 tak akan lupa hari itu. Atau mungkin angka 67? Pada inget semua atuh.

Hari itu, ada ujian sumatif I untuk modul Kulit dan Jaringan Penunjang (KJP). Gw kelompok 13, kebagian di Lab Parasit bersama kelompok 6-12. Emang sih ada perasaan aneh waktu gw masuk ke lab, ada bad feeling gitu. Semua nampak berjalan lancar, termasuk soalnya yang relatif mudah daripada modul sebelumnya TumBang (tumbuh kembang). Sampai akhirnya waktu praktikum setelah ujian sumatif, beberapa orang mendatangi teman sekelompok gw. Mukanya jadi serius waktu ngomong. Ada apa gerangan?

Ternyata eh ternyata, ada satu soal berkode 67 HILANG dari peredaran. Nah, sang pengelola modul bilang “Kalo soal itu gak ketemu sampai jam 3, maka mahasiswa yang ujian di Lab Parasit akan dapat 0 (Nol, Zero, kosong)”. What the??!! Ini apa-apaan??!! parahnya lagi, masih ada kemungkinan untuk berimbas ke satu angkatan. Dan langsung anak-anak mengecek tas masing-masing, digeledah semua orang (kecuali beberapa orang yang pulang duluan). Dan tetap nggak ketemu!! Nah, lho!

Semua orang jadi stres (ya iyalah, masak mau aja dapet nilai 0 habis mati-matian belajar). Yah, gw sendiri ngerasa ngamuk, sedih, takut, semua jadi satu. Sejenak mengambil nafas dalam untuk menenangkan pikiran, terus mulai pake otak buat mikir pemecahannya.

Untuk kasus ini, gw mikir beberapa poin:
1.Kalo bener ilang nih, menurut gw kemungkinannya ada banyak, 97% gw yakin kalo soal gak sengaja kebawa atau keselip. Atau mungkin jatuh. 3% sisanya emang ada yang ngambil, Tapi yang ngambil bego atau apa? Ngambil soal pasca sumatif mah gak terlalu guna. Iya kalo sebelum sumatif. Kecuali dia emang mau bikin kacau angkatan 2009 atau emang cuman mau cari perhatian.

2. Barang hilang jadi bukti. Setahu gw kalo barang “ketemu di tas si X, atau ketemu di bawah meja si Y” baru bisa jadi bukti. Lha kalo barang hilang? mau jadi bukti apa? Di tuntuan sidang pidana-perdata aja harus ada barang bukti yang NYATA bukan GHAIB. Kalo ghaib gimana mau jatuhin tuntutan?

3. Teman sekelompok gw udah selesei ngerjain tuh soal sumatif, terus dia keluar dari lab, terus waktu pengawas ngambil soal udah nggak ada. Nah lho, kalo soal udah lepas dr si mahasiswa, terus kalo selesai SEHARUSNYA tanggung jawab di pengawas ujian! dan ada satu saksi yang melihat kertas ujian korban (teman seklompk gw juga) masih ada di mejanya. Tapi memang di daerah belakang tempat dia duduk sangat rawan (tempat semua orang mengambil tas sebelum pulang) dan kelemahannya emang gak ada CCTV. Yang dipasang justru tempat yang kurang strategis untuk diawasi (ruang KKD)

4. Semua ini bisa diselesein kalo SEMUA PIHAK mau berpikir positif. Kalo diputuskan secara sepihak, kami yang rugi! Hanya karena 1 soal hilang, IP jadi jeblok drastis! Semua kerja keras semalam jadi keliatan gak ada apa-apanya. Yah tapi yang penting keadilannya. Sebaiknya diputuskan secara kekeluargaan, dan kedua pihak mau mendengarkan. Tetapi kalo satu pihak tidak mau disalahkan (mungkin harga diri tinggi banget) dan gak mau dengerin, nah gimana? Yah, kalo Allah telah menutup mata, telinga, hati? Mau gimana lagi, cuman bisa berdoa untuk yang satu ini.

Akhirnya diputuskan akan ada sidang yang dihadiri Dekanat, Pengelola Modul KJP, Pengawas Ujian Lab Parasit, serta perwakilan mahasiswa. Berharap yang terbak buat yang ini, soalnya kalo emang tetap di-nol-kan, tampaknya akan berlanjut dari tingkat rektorat, kalau perlu sampai jalur hukum (mungkin ini terdengar lebay atau sepele, tapi pikirkanlah jika kamu yang terkena imbasnya).

 

Overall, jujur gw merasa kecewa dengan namanya “World Class University”. Yah harap dimaklumi, walaupun berembel-embel “World Class University” tetap aja namanya INDONESIA, pastilah bersifat “Indonesia”. Jangan terlalu berharap banyak lah di negeri yang suram ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: